PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA PADA WANITA HINDU DHARMA INDONESIA ( WHDI ) KEC. NARMADA LOMBOK BARAT

  • Siluh Putu Damayanti Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
  • I Ketut Bagiastra Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
  • Mahsun Mahsun Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
  • Luh Putu Prema Wadhani Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
  • Ni Luh Kartini Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
Keywords: Pengelolaan, Sampah Rumah Tangga & WHDI

Abstract

Sampah merupakan salah satu permasalahan yang dihadapi oleh banyak kota di seluruh Indonesia bahkan dunia. Semakin tinggi jumlah penduduk dan aktivitasnya, membuat volume sampah terus meningkat. Akibatnya, untuk mengatasi sampah diperlukan biaya yang tidak sedikit dan lahan yang semakin luas,. Pengelolaan sampah dimaksudkan agar sampah tidak membahayakan kesehatan manusia dan tidak mencemari lingkungan. Maka keterlibatan perempuan dalam pengelolaan sampah adalah salah satu cara terbaik yang dapat ditempuh demi terciptanya lingkungan hidup yang lebih baik di masa mendatang. Wanita Hindu Dharma Indonesia ( WHDI ) lingkar Taman Narmada adalah organisasi sosial kemasyarakatan bersifat mandiri dilibatkan sebagai penggerak pada unit terkecil dalam pengeloaan sampah rumah tangga melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan . Hasil kegiatan sosialisasi secara garis besar ditunjukkan dengan a)  Jumlah peserta pelatihan dan kehadiran tidak kurang dari 80 %, b) Ketercapaian target materi sosialisasi yang direncanakan, c). Kemampuan peserta  dalam menterjemahkan bentuk aksi dari pengeloaan sampah organik  cukup memadai. Keberlanjutan program yang direncanakan   cakupannya lebih luas yang didasarkan pada kondisi dilapangan bahwa wanita sebagai penggerak utama di keluarga dan masyarakat yang juga menjadi andalan pendukung kegiatan pariwisata khususnya yang ada di Lombok Barat seyogyanya ada dukungan masyarakat sekitar yang dapat berpartisipasi dalam menjaga kebersihan dengan cara mengelola sampah organic maupun anorganik yang ada disekitarnya, sehingga dengan partisipasi in

References

[1] AdrianaTisca, I., Istrat, N., Dumitrescu, C. D., & Cornu, G. (2016). Management of Sustainable Development in Ecotourism. Case Study Romania. Procedia Economics and Finance, 39, 427-432.
[2] Amir, A. F., Ghapar, A. A., Jamal, S. A., & Ahmad, K. N. (2015). Sustainable tourism development: A study on community resilience for rural tourism in Malaysia. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 168, 116-122.
[3] Bagiastra I Ketut ,dkk ( 2020 ) .Kesadaran Pengelolaan sampah Untuk mendukung engembangan Hygiene Sanitasi City Hotel Kota Mataram http://ejurnal.binawakya.or.id/index.php/MBI/article/view/663
[4] Bagiastra, I. K., & Damayanti, S. L. P. (2019). Pengolahan Sampah Basah Dengan Menggunakan Stater Di Hotel Lombok Raya. Media Bina Ilmiah, 14(1), 1939 - 1948
[5] Ciegis, R., Ramanauskiene, J., & Martinkus, B. (2015). The concept of sustainable development and its use for sustainability scenarios. Engineering Economics, 62(2).
[6] https://insidelombok.id/pariwisatabudaya/bps-ntb-tamu-menginap-di-hotel-15-juta-orang-hingga-september/, 10 Mei 2020, jam09.44 Wita.
[7] https://www.traveloka.com/id-id/hotel/indonesia/area/mataram-city-center 104819, dicopy pada 10 Mei 2020, jam 09.00 Wita).
[8] Isroi, & Yuliarti, N. (2009). Kompos: Cara mudah, murah & cepat menghasilkan kompos, Yogyakarta: Lily Publisher.
[9] Lombok Post.net dicopy jumat, 15 Maret 2019 jam09.20.
[10] Picard, D. (2015). Making ecotourism sustainable: refocusing on economic viability. Lessons learnt from the “Regional strategic action plan for coastal ecotourism development in the South Western Indian Ocean”. Journal of Sustainable Tourism, 23(6), 819-837.
[11] Popescu, G. H. (2015). Sustainable Development and the Implementation of Citizen-Oriented Services. Journal of Self-Governance & Management Economics, 3(4).
[12] Singh, V. (2015). Eco-Tourism as a Sutainable Alternative to Conventional Tourism. Journal of Tourism & Hospitality, 2015.
[13] Suryati, T. (2014). Bebas Sampah dari Rumah. Jakarta Selatan: PT Argo Media Pustaka.
[14] Undang-Undang No. 18 tahun 2008 tentang pengelolaan sampah.
[15] Wintoko, B. (2014). Panduan Praktis Mendirikan Bank Sampah. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.
[16] Yuliarti, N. (2009). 1001 Cara Menghasilkan Pupuk Organik. Lily Publisher. Penerbit Andi Offset. Yogyakarta.
Published
2021-08-09
How to Cite
Damayanti, S., Bagiastra, I., Mahsun, M., Wadhani, L. and Kartini, N. (2021) “PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA PADA WANITA HINDU DHARMA INDONESIA ( WHDI ) KEC. NARMADA LOMBOK BARAT”, Jurnal Ilmiah Hospitality, 10(1), pp. 119-128. doi: 10.47492/jih.v10i1.790.
Section
Articles