STRATEGI PENGEMBANGAN BISNIS BADAN USAHA MILIK DESA SIMOREJO KECAMATAN KANOR KABUPATEN BOJONEGORO

  • Kiswanto Kiswanto Prodi Penyuluhan Pembangunan, Sekolah Pasca Sarjana, Universitas Sebelas Maret, Surakarta
  • Mohd Harisudin Prodi Penyuluhan Pembangunan, Sekolah Pasca Sarjana, Universitas Sebelas Maret, Surakarta
  • Heru Irianto Prodi Penyuluhan Pembangunan, Sekolah Pasca Sarjana, Universitas Sebelas Maret, Surakarta
Keywords: Strategi, BUM Desa, SWOT, QSPM, Teori Modal Sosial

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan merumuskan faktor internal yang menjadi kekuatan dan kelemahan pada BUM Desa Simorejo Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro, dan mengidentifikasi dan merumuskan faktor eksternal yang menjadi ancaman dan peluang pada BUM Desa tersebut untuk merumuskan strategi bisnis pada BUM Desa Simorejo. Pada saat ini, BUM Desa “Berkah Alam” Desa Simorejo merupakan salah satu di antara 25 BUM Desa yang aktif di Kecamatan Kanor yang mengalami kendala pada pengelolaan administrasi dan keuangan yang masih menggunakan laporan manual, dan masih sedikit aktivitas ekonomi produktif masyarakat desa yang belum terintegrasi dengan kegiatan usaha BUM Desa. Unit usaha yang dilakukan oleh BUM Desa masih terbatas pada usaha pertanian, unit usaha pertokoan, unit usaha simpan pinjam dan unit usaha jasa persewaan alat pernikahan Diantara keempat unit usaha tersebut hanya unit usaha pertokoan yang masih berjalan meskipun hasil usahanya masih sedikit,  sehingga ini diduga menjadi penyebab kontribusi dana BUM Desa Simorejo yang bisa diberikan ke PAD pada tahun 2022 masih rendah yakni hanya senilai Rp. 5.200.000. Hal ini menjadi latar belakang penulis untuk meneliti BUM Desa Desa Simorejo yang saat ini tergolong rendah kontribusinya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Teori yang digunakan adalah teori teori Fred R. David dan Teori Modal Sosial Pierre Bourdieu. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa strategi pengembangan bisnis yang sesuai adalah strategi ST, yaitu strategi dalam menggunakaan kekuatan yang dimiliki perusahaan untuk mengatasi ancaman. Sedangkan berdasarkan hasil analisis QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix) prioritas strategi pada BUM Desa Simorejo yaitu menjalin kerjasama secara aktif dengan masyarakat dan pihak ketiga dengan total nilai daya tarik (TAS) sebesar 5,81.

References

1. Adawiyah, R. (2018). Strategi Pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Berbasis Aspek Modal Sosial. Jurnal Kebijakan Dan Manajemen Publik, 6(3), 1–15. http://journal.unair.ac.id/download-fullpapers-kmpbb8358af48full.pdf
2. Admin. (2023). BUM Desa Bandung Bondowoso Bojonegoro Raih Prestasi Terbaik 1 Lomba BUM Desa Jawa Timur 2023. https://bojonegorokab.go.id/berita/7691/bum-desa-bandung-bondowoso-bojonegoro-raih-prestasi-terbaik-1-lomba-bum-desa-jawa-timur-2023. (diakses tanggal 24 November 2023 pukul 11.00)
3. Anonim. (2023). BUMDesa Sebuah Terobosan? https://www.masterplandesa.com/bumdes/menelisik-tantangan-dan-strategi-pengembangan-bumdesa/
4. Arifudin, O., Tanjung, R., & Sofyan, Y. (2020). Manajemen strategik, Teori dan Implementasi (1st ed.). CV Pena Persada.
5. Bourdieu, P. (2018). The forms of capital. The Sociology of Economic Life, Third Edition, 78–92. https://doi.org/10.4324/9780429494338
6. David, Fred D; David, F. R. (2019). Manajemen Strategik: Suatu Pendekatan Keunggulan Bersaing (15th ed.). Salemba Empat.
7. Eva Yunita, & Ade Yunita Mafruhat. (2022). Strategi Optimalisasi Peran BUMDEs dalam Mendorong Pemerataan Ekonomi Desa. Jurnal Riset Ilmu Ekonomi Dan Bisnis, 1(2), 126–135. https://doi.org/10.29313/jrieb.v1i2.512
8. Hanifan, L. J. (1916). Consumption-Steel, Clothing-or Conveniences-Transporta-. Annals of the American Academy of Political and Social Science, 67(New Possibilities in Education), 130–138.
9. Harisudin, M. 2016. Innovation Strategy of Government Demak Regency in Developing Agroindustry of Processed Catfish: Using SWOT and QSPM. J Management and Administrative Sciences Review Vol 5(5): 234-247.
10. Harisudin, M. 2019. Metode Penentuan Faktor-Faktor Keberhasilan Penting dalam Analisis SWOT. Jurnal Ilmu-Ilmu pertanian Vol 3 (2): 109-121.
11. Hasbullah, J. (2006). Social Capital: Menuju Keunggulan Budaya Manusia Indonesia (1st ed.). MR-United Press.
12. Junaidi, J., Amril, A., Amir, A., Bhakti, A., & Prasetyo, E. (2021). Peranan Badan Usaha Milik Desa Menurut Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Desa. Studium: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 7–10. https://doi.org/10.53867/jpm.v1i1.7
13. Moleong, L.J. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya. Bandung
14. Peraturan Pemerintah RI No 11 Tentang Badan Usaha Milik Desa, LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2O2I NOMOR 21 (2021).
15. Purnomo, Udi. (2020). Apa itu BUM Desa? Fungsi, tujuan dan manfaatnya. https://balingasal.kec-padureso.kebumenkab.go.id/index.php/web/artikel/164/465. (diakses tanggal 3 Desember 2023 pukul 08.00)
16. Rangkuti, F. (1997). Analisis SWOT: Teknik Membedah Kasus Bisnis (22nd ed.). PT Gramedia Pustaka Utama.
17. Saputra, L. (2018). Analisis Modal Sosial Desa Subah dalam Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat di Danau Lait Kecamatan Tayan Hilir [Universitas Sebelas Maret]. https://digilib.uns.ac.id/
18. Usaha, B., & Desa, M. (2007). Good Coporate Governance : 6, 2007
Published
2023-12-29
How to Cite
Kiswanto, K., Harisudin, M. and Irianto, H. (2023) “STRATEGI PENGEMBANGAN BISNIS BADAN USAHA MILIK DESA SIMOREJO KECAMATAN KANOR KABUPATEN BOJONEGORO”, Jurnal Ilmiah Hospitality, 12(2), pp. 591-598. doi: 10.47492/jih.v12i2.3021.
Section
Articles