Peningkatan Kemampuan Kognitif Anak Melalui Kegiatan Bermain Ular Tangga Anak Soleh (UTAS)

  • Nurdini Ferianti Universitas Muhammadiyah Bogor Raya
  • Hidjanah Hidjanah Universitas Muhammadiyah Bogor Raya
  • Feti Fatimah
Keywords: Peningkatan Kemampuan Kognitif, Anak Usia 4-5 Tahun, Media Ular Tangga Anak Soleh (UTAS).

Abstract

            Dalam pendidikan anak usia dini perkembangan kognitif ialah aspek perkembangan yang sangat penting untuk dikembangkan. Perkembangan kognitif memiliki arti terjadinya perubahan didalam kehidupan seseorang dalam rangka mengamati, memahami, tahu akan sesuatu, mendapatkan informasi, memecahkan masalah. Perkembangan kognitif tidak bisa dipisahkan dengan kecerdasan seorang manusia. Keterampilan dan keberhasilan belajar yang diharapkan didapat oleh seorang anak pada aspek kognitif ialah anak dapat memiliki keterampilan berpikir logis, berpikir kritis, bisa mengungkapkan alasan, mampu mengatasi persoalan dan dapat menemukan hubungan sebab akibat. Dunia anak usia dini ialah bermain, ketika anak bermain anak sangat gembira, Oleh sebab itu kegiatan bermain harus dapat mengembangkan aspek- aspek perkembangan anak. Saat bermain anak berkesempatan memahami dunia, bergaul dengan orang lain, berekspresi dan berkembangnya keterampilan simbolik yang membuat anak aktif membangun pengetahuannya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak melalui kegiatan bermain Ular Tangga Anak Soleh (UTAS). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini terdiri dari dua siklus dan setiap siklus dilaksanakan empat kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah 20anak usia 4-5 tahun di PAUD Bunda Gemilang Kecamatan Nanggung yang terdiri dari 11 anak perempuan dan 9 anak laki laki. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, kegiatan belajar mengajar (KBM), test kognitif, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam peneliatan ini adalah rencana pelaksanaan pembelajaran harian (RPPH), catatan lapangan (field note) dan tes kognitif. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Indikator dari keberhasilan dari penelitian ini adalah apabila perhitungan persentase menunjukkkan 75% atau lebih. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil data yang didapatkan bahwa peningkatan kemampuan kognitif melalui kegiatan bermain UTAS dapat meningkat. Hal ini dapat dilihat dari kenaikan persentase nilai rata-rata akhir persiklus. Pada pra siklus anak baru menunjukan kemampuan kognitif sebanyak 40% , yakni tingkat pencapaian perkembangan belum berkembang. Sedangkan pada siklus 1 mencapai 59% dan di siklus 2 mencapai 85%.

References

[1] Arikunto Suharsimi , Suhardjono, dan Supardi. (2015). Penelitian Tindakan Kelas. Edisi Revisi. Jakarta: PT Bumi Aksara.
[2] Astuti, F., & Alaby, M. A. (2019, December). Upaya Meningkatkan Kemampuan Kognitif melalui Permainan Ular Tangga. In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan STKIP Kusuma Negara.
[3] Bodedarsyah, A., & Yulianti, R. (2019). Meningkatkan kemampuan berpikir simbolik anak usia dini kelompok a (usia 4-5 tahun) dengan media pembelajaran lesung angka. Jurnal Ceria, 2(6), 354-58.
[4] Desri, M., & Solihatulmilah, E. (2019). Permainan Ular Tangga Dalam Mengingkatkan Kemampuan Moral Anak. PETIK: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi, 5(1), 85-91.
[5] Dini, D. P. A. U. (2014). Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Diknas.
[6] Fadilah, M. 2018. “Bermain Dan Permainan Anak Usia Dini Edisi Pertama”. Jakarta ; Prenandamedia Group.
[7] Fransisca, R., Wulan, S., & Supena, A. (2020). Meningkatkan percaya diri anak dengan permainan ular tangga edukasi. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 630-638. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i2.405
[8] Hasanah, U. (2018). Strategi pembelajaran aktif untuk anak usia dini. INSANIA: Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan, 23(2), 204-222. https://doi.org/10.24090/insania.v23i2.2291
[9] Hardani &dkk. 2020. Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif (Yogyakarta, CV Pustaka Ilmu)
[10] Khadijah , Amelia Nurul. 2020”Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini “ Teori Dan Praktik Edisi Pertama Jakarta; Penerbit Kencana
[11] Khaironi, M. (2018). Perkembangan anak usia dini. Jurnal Golden Age, 2(01), 01-12. DOI: https://doi.org/10.29408/goldenage.v2i01.739
[12] Lestari, L. D. (2020). Pentingnya mendidik problem solving pada anak melalui bermain. Jurnal Pendidikan Anak, 9(2), 100-108. DOI: https://doi.org/10.21831/jpa.v9i2.32034
[13] Maghfiroh, S., & Suryana, D. (2021). Media pembelajaran untuk anak usia dini di pendidikan anak usia dini. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(1), 1560-1566.
[14] Mahmud, B. (2019). Urgensi stimulasi kemampuan motorik kasar pada anak usia dini. Didaktik: Jurnal Kependidikan, 12 (1), 76.87. http://dx.doi.org/10.30863/didaktika.v12i1.177
[15] Susanto, A. (2021). Pendidikan anak usia dini: Konsep dan teori. Bumi Aksara Kencana. (Jakarta;2021, Penerbit PT Bumi Aksara)
[16] Rustiyarso, M. S. (2020). Panduan dan Aplikasi Penelitian Tindakan Kelas.
[17] Syifauzakia, M. P., Ariyanto, B., & Aslina, Y. (2021). Dasar-Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Literasi Nusantara.
[18] Talango, S. R. (2020). Konsep Perkembangan Anak Usia Dini. Early Childhood Islamic Education Journal, 1(1), 93–107. Retrieved from https://ejournal.iaingorontalo.ac.id/index.php/ECIEJ/article/view/27.
Published
2023-12-16
How to Cite
Ferianti, N., Hidjanah, H. and Fatimah, F. (2023) “Peningkatan Kemampuan Kognitif Anak Melalui Kegiatan Bermain Ular Tangga Anak Soleh (UTAS)”, Jurnal Ilmiah Hospitality, 12(2), pp. 517-522. doi: 10.47492/jih.v12i2.2940.
Section
Articles