PENGELOLAAN SANGGAR WAYANG SAMAPTE DESA PRINGGARATA

  • Murianto Murianto Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
  • Lalu Masyhudi Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
  • Nukeu Novia Andriani Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia 1
  • Andi Suprianto Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
  • Mahdani Mahdani Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
Keywords: Wayang Samapte, Desa Pringgarata & Daya Tarik Wisata

Abstract

Sanggar Wayang Samapte-Desa Pringgarata merupakan salah satu lembaga seni yang masih bertahan hidup ditengah perkembangan moderenisasi.  Aktifitas dan Pupularitas lembaga ini sudah mulai menurun karena minat masyarakat untuk melestarikanya. Perkembangan pariwisata di pulau Lombok yang semakin baik memberikan harapan dan peluang besar dalam pengembangan sanggar wayang sebagai daya tarik wisata.  Metode pengumpulan data yang digunakan secara observasi, wawancara mendalam dengan Purposive  Sampling dengan melakukan wawancara mendalam secara langsung dengan berbagai tokoh seperti Dalang Wayang Samapte, Anggota Sekaha, dan penggiat serta pelaku budaya lainya yang ada di Pulau Lombok. Potensi Daya Tarik Wisata wayang ini harus dikelola dengan baik sehingga dapat memberikan dampak secara sosial, fisikologis  dan menganngkat taraf ekonomi pelaku seni wayang yang lebih baik. Membuat paket-paket wisata wayang yang bisa dipadukan dengan paket wisata lainya sehingga Peluang pasar dapat diperesar seperti Kantor Pemerintah, BUMD dan BUMN, , Travel Agent, dan Perhotelan serta Stakeholder Pariwisata oleh karena itu, penting kiranya dibuat model pengelolaan yang baik supaya sanggar wayang samapte ini bisa berkembang secara berkelanjutan

Published
2020-05-27
How to Cite
Murianto, M., Masyhudi, L., Andriani, N., Suprianto, A. and Mahdani, M. (2020) “PENGELOLAAN SANGGAR WAYANG SAMAPTE DESA PRINGGARATA”, Jurnal Ilmiah Hospitality, 9(1), pp. 41-48. doi: 10.47492/jih.v9i1.28.
Section
Articles