PARIWISATA BUDAYA NTB DALAM PERSIMPANGAN JALAN

  • I Made Suyasa Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
  • I Wayan Suteja Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
Keywords: Pariwisata budaya berkelanjutan & Persimpangan jalan

Abstract

Perkembangan kepariwisataan Nusa Tenggara Barat yang semakin membaik diharapkan mampu memperbaiki kehidupan masyarakat secara ekonomis, mengingan pariwisata sebagai industri yang berdampak luas terhadap aktivitas kehidupanĀ  manusia. AlamĀ  NTB yang masih asri dan dengan keragaman pemandangannya selama ini menjadi daya tarik utama, namun daya tarik itu tentu tak sepenuhnya dapat diandalkan mengingat ketergantungan manusia terhadap alam sangat kuat sehingga eksploitasi alam akan menggerus keindahannya. Karena itu suatu saat nanti alam tak lagi menjadi jualan yang menarik untuk kita tawarkan kepada wisatawan sebagai daya tarik. Pemerintah secara serius hendaknya mulai mengalihkan perhatian pada wisata budaya yang potensinya di daerah ini tidak kalah menariknya. Wisata budaya belum tergarap dan terencana dengan baik, selama ini pariwisata budaya dalam persimpangan jalan karena rendahnya perhatian dan adanya dualisme dalam masyarakat terhadap produk budaya (kesenian) yang dianggap menyimpang dari pandangan mereka (sinkretisme dan puritan). Pemerintah NTB harus merencanakannya dengan matang yakni dengan payung aturan yang jelas melalui Perda Pariwisata Budaya agar dapat menjamin pariwisata budaya berkelanjutan

References

[1] Ardika, I Wayan. 2003. Pariwisata Budaya Berkelanjutan. Denpasar : Universitas Udayana.
[2] Bungin, Burhan. 2009. Penelitian Kualitatif. Surabaya.
[3] Pitana, I Gede dan Putu G. Gayatri,2009. Sosiologi Pariwisata. Yogyakarta : Andi.
Yoeti, H.Oka A. 2006. Pariwisata Budaya Masalah dan Solusinya. Jakarta : PT Pradnya Paramita.
Published
2021-03-06
How to Cite
Suyasa, I., & Suteja, I. (2021). PARIWISATA BUDAYA NTB DALAM PERSIMPANGAN JALAN. Journal Of Responsible Tourism, 1(1), 27-34. https://doi.org/10.47492/jrtour.v1i1.434
Section
Articles