PERSEPSI PETANI TERHADAP PENGENDALIAN HAMA TERPADU (PHT) PADA USAHA TANI CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L) DI DESA PADASUKA KECAMATAN PETIR KABUPATEN SERANG

  • Kris Kama Aprianto Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor
  • Dayat Dayat Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor
  • Nawangwulan Widyastuti Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor
Keywords: Produktivitas Rendah, Pengendalian Hama Terpadu, Panen & Pascapanen.

Abstract

Abstrak

Rendahnya produktivitas cabai rawit di Desa Padasuka disebabkan karena terjadinya permasalahan teknis yang dialami oleh petani, mulai dari persiapan benih, persiapan lahan, penanaman, pemeliharaan hingga panen dan pasca panen. Salah satu sorotan utama dalam permasalahan teknis ini adalah para petani belum banyak menerapkan Pengendalian Hama Terpadu (PHT). Hal ini didukung oleh data dari Programa Desa Padasuka, bahwa penerapan Pengendalian Hama Terpadu di Desa Padasuka baru diterapkan sebesar 30% saja, sedangkan 70% petani lainnya masih belum menerapkan. Tingkat persepsi petani dilakukan analisis deskriptif, kemudian faktor yang berhubungan dengan persepsi petani dianalisis menggunakan korelasi rank spearman Hasil analisis deskriftif terkait dengan persepsi petani, bahwasanya 86,7 % petani memiliki persepsi yang baik. Hal ini didukung dengan pengetahuan petani terhadap pengendaian hama terpadu yang juga dalam kategori yang tinggi serta di tunjang dengan intensitas sosial yang tinggi pula. Selanjutnya faktor yang berhubungan dengan persepsi petani yaitu pengetahuan petani dan intensitas sosial. Kedua faktor inilah yang berhubungan dengan persepsi petani, hal ini menunjukan bahwasanya persepsi yang baik perlu ditunjang dengan pengetahuan yang tinggi dan intensitas sosial yang tinggi juga.

Published
2020-07-24
Section
Articles