PENGGUNAAN ASAM HUMAT UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS TANAMAN KANGKUNG DARAT DI KECAMATAN CIAMIS

  • Ridwan Rasyid Jurusan Pertanian Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor
  • Siswoyo Siswoyo Jurusan Pertanian Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor
  • Azhar Azhar Jurusan Pertanian Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor
Keywords: Bahan Organik, Pembinaana & Asam Humat

Abstract

Tanah-tanah pertanian di Indonesia terus mengalami degradasi yang ditandai oleh penurunan kandungan bahan organik tanah akibat pemakaian pupuk kimia yang tidak disertai  dengan penambahan pupuk organik, penurunan  kandungan  bahan  organik  di  dalam tanah menyebabkan produktivitas tanaman kangkung darat menurun. Penambahan asam humat bertujuan untuk memperbaiki struktur tanah yang rusak sehingga dapat meningkatkan produktivitas tanaman kangkung darat. Melalui pembinaan kelompoktani diharapkan petani dapat menggunakan asam humat dalam praktek budidaya pertanian kangkung darat di Kelurahan Benteng Kecamatan Ciamis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan keterampilan petani dalam penggunaan asam humat, mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap perubahan pengetahuan dan perubahan keterampilan, dan membandingkan tanaman kangkung darat yang menggunakan asam humat dengan yang tidak. Medote penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif dilakukan dengan observarsi, wawancara, dan  kuesioner.  Pelaksanaan  penelitian ini dilakukan  di  Kelurahan Benteng Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis. Sampel ditentukan dengan teknik sensus yaitu sebanyak 33 responden dari kelompoktani Mekarsari I, II dan III. Metode analisis untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan keterampilan petani dalam penggunaan asam humat menggunakan analisis deskriptif, untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan pengetahuan dan perubahan keterampilan menggunakan analisis regresi linier berganda, sedangkan untuk membandingkan dua perlakuan tanaman kangkung darat menggunakan uji beda independent sample t-test. Diketahui hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pengetahuan dan keterampilan petani setelah penyuluhan termasuk ke dalam kategori tinggi. Secara parsial variabel yang mempengaruhi perubahan pengetahuan yaitu umur sedangkan yang mempengaruhi perubahan keterampilan yaitu pengalaman tani. Terdapat perbedaan yang signifikan antara tanaman kangkung darat yang menggunakan asam humat dengan yang tidak meliputi tinggi tanaman, panjang daun, jumlah daun, dan perakaran. Untuk produktivitas tanaman kangkung darat yang menggunakan asam humat meningkat sebesar 300 kw/ha lebih tinggi dibandingkan tanaman kangkung darat yang tidak menggunakan asam humat.

Published
2020-07-24
Section
Articles