FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN PESTISIDA PADA PETANI

  • Melda Yenni Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi
  • Sugiarto Sugiarto Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi
  • Cici Wuni Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi
  • Tika Asna Milenia Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi
Keywords: Penggunaan Pestisdia, Pengetahuan, Persepsi Risiko, Ketersediaan Sarana

Abstract

Petani menggunakan pestisida untuk membasmi hama yang menyerang tanaman mereka, sehingga pengunaan pestisida saat ini mengalami peningkatan. Saat ini terdapat 3.207 merek dagang pestisida di Indonesia.  Kecamatan Paal Merah merupakan kecamatn di Kota Jambi dengan luas pertanian paling besar jika dibandingkan dengan kecamatan lainnya. Luas pertanian yang juas mmenunjukkan jumlah petani yang banyak, untuk meningkatkan jumlah produksi maka petani tersebut mengunakan pestisida. Petani menggunakan pestisda belum sesuai dengan ketntuan yang berlaku sehingga penelitian ini bertujuan mengetahui faktor yang berhubungan dengan penggunaan pestisida oleh petani. Penelitian merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penlitian adalah petani yang mengunakan pestisida sebanyak 57 orang petani. Dat dikumpulkan dengan cara wawancara kepada subyek penelitian menggunakan kuesioner. Data dianalis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian diketahui 43,9% responden memiliki perilaku kurang baik dalam penggunaan pestisida, 47,4% responden memiliki pengetahuan kurang baik, 47,4% responden memiliki persepsi risiko kurang baik dan 36,8% responden tidak menyediakan APD. Hasil bivariate menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan (p=0,013), persepsi risiko (p=0,013) dan ketersediaan sarana (p=0,018) dengan penggunaan pestisida pada petani. Diharapkan kepada Dinas Pertanian Kota Jambi melakukan pengawasan dan penyuluhan kepada petani tentang aturan penggunaan pestisida sehingga dapat meningkatkan pengetahuan petani dalam penggunaan pestisida.

Author Biographies

Melda Yenni, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Program Studi Kesehatan Masyarakat

Sugiarto Sugiarto, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Program Studi Kesehatan Masyarakat

Cici Wuni, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Program Studi Kesehatan Masyarakat

Tika Asna Milenia, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Program Studi Kesehatan Masyarakat

References

[1] A’Yunin, N. Q., Achdiyat & Saridewi, T. R. 2020. “Preferensi Anggota Kelompok Tani Terhadap Penerapan Prinsip Enam Tepat (6T) Dalam Aplikasi Pestisida.” Jurnal Inovasi Penelitian 1(3):253–64.
[2] Bhandari, G., Atreya, K. & Yang, X. 2018. “Factors Affecting Pesticide Safety Behaviour: The Perceptions Of Nepalese Farmers And Retailers.” Sci Total Environ 1560– 1571.
[3] Djojosumarto. 2008. Pestisida Dan AplikasinyaNo Title. Jakarta: PT Agromedia Pustaka.
[4] Djojosumarto, P. 2008. Pestisida Dan Aplikasinya. Jakarta: Agromedia Pustaka.
[5] Dwi Puspitarani. 2016. “GAMBARAN PERILAKU PENGGUNAAN PESTISIDA DAN GEJALA KERACUNAN YANG DITIMBULKAN PADA PETANI PENYEMPROT SAYUR DI DESA SIDOMUKTI KECAMATAN BANDUNGAN KABUPATEN SEMARANG.” Universitas Negeri Semarang.
[6] Ercal N, Gurer-Orhan H. A. BN. 2001. Toxic Metals and Oxidative Stress Part I: Mechanisms Involved in Metal-Induced Oxidative Damage. Chemistry C Topics in Medicinal.
[7] Hasanah, M., Entianopa., & Listiawaty, R. 2022. “Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Pada Petani Penyemprot Pestisida Di Puskesmas Paal Merah II.” Jurnal Inovasi Penelitian 2(9):3039–46.
[8] Kementerian Pertanian. 2011. Pedoman Pembinaan Penggunaan Pestisida. Jakarta: Direktorat Pupuk dan Pestisida Kementerian Pertanian.
[9] Kurniawan, M. A. F; Kurniawan, B. &. Suroto. 2020. “Faktor Penentu Perilaku Aman Petani Dalam Penggunaan Pestisida Berdasarkan Helath Believe Model: Studi Literatur.” . . Jurnal Kesehatan Masyarakat 8(6):793–803.
[10] Matthews G. 2018. “Attitudes and Behaviours Regarding Use of Crop Protection Products-a Survey of More than 8500 Smallholders in 26 Countries.” Crop Protection 27(3):834–46.
[11] Notoatmodjo, S. 2010. Promosi Kesehatan Teori Dan Aplikasi. Jakarta: Rineka Cipta.
[12] Notoatmodjo, S. 2012. Promosi Kesehatan Dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.
[13] Pati, D. .. 2020. “Analisis Risiko Derajat Kesehatan Petani Pengguna Pestisida.” Jurnal Kesehatan Primer 5(2):70–77.
[14] Prayitno, W. 2014. “Hubungan Pengetahuan, Persepsi Dan Perilaku Petani Dalam Penggunaan Pestisida Pada Lingkungan Di Kelurahan Maharatu Kota Pekanbaru.” Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Universitas Riau 220–37.
[15] Rezaei R, Seidi M, Karbasioun M. 2019. “Pesticide Exposure Reduction: Extending the Theory of Planned Behavior to Understand Iranian Farmers’ Intention to Apply Personal Protective Equipment.” Saf Sci 527–537.
[16] Suryani, Dyah., Pratamasari, R., Suyitno, &. Maretalinia. 2020. “Perilaku Petani Padi Dalam Penggunaan Pestisida Di Desa Mandalahurip Kecamatan Jatiwaras Kabupaten Tasikmalaya.” Window of Health : Jurnal Kesehatan 3(2):95–103.
Published
2022-11-28
How to Cite
Yenni, M., Sugiarto, S., Wuni, C., & Milenia, T. A. (2022). FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN PESTISIDA PADA PETANI. Jurnal Inovasi Penelitian, 3(7), 7117-7124. https://doi.org/10.47492/jip.v3i7.2218
Section
Articles