PEMBERDAYAAN PETANI MELALUI TEKNOLOGI FEROMON SEKS PADA KOMODITAS CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) DI DESA SAGARA KECAMATAN ARGAPURA KABUPATEN MAJALENGKA

  • Siska Pranita Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor
  • Dwiwanti Sulistyowati Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor
  • Wida Pradiana Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor
Keywords: Pemberdayaan, Feromon Seks & Keberdayaan

Abstract

Indonesia merupakan negara agraris yang kaya akan tanaman hortikultura salah satunya adalan tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.) Kecamatan Argapura merupakan salah satu sentra produksi cabai di Jawa Barat, namun dalam pengendalian hama lalat buah masih ketergantungan oleh pestisida kimia. Padahal dalam pengendalian hama lalat buah bisa dilakukan dengan penggunaan perangkap seperti feromon seks. Sehingga diperlukan pemberdayaan petani melalui teknologi feromon seks di Desa Sagara Kecamatan Argapura Majalengka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara deskriptif tingkat keberdayaan petani melalui teknologi feromon seks, menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan keberdayaan petani serta merumuskan strategi pemberdayaan dalam penggunaan teknologi feromon seks. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sagara Kecamatan Argapura. Sampel penelitian sebanyak 30 orang diambil menggunakan teknik quota sampling. variabel bebas meliputi umur, tingkat pendidikan, lama berusahatani, luas lahan, dukungan kelembagaan petani, ketersediaan sarana dan prasarana, ketersediaan sumber informasi dan kegiatan penyuluhan dan variabel terikat yaitu keberdayaan petani melalui teknologi feromon seks. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat keberdayaan petani termasuk kategori tinggi. faktor yang berhubungan dengan keberdayaan petani meliputi umur, dukungan kelembagaan petani, ketersediaan sarana prasarana, ketersediaan sumber informasi dan kegiatan penyuluhan. Strategi pemberdayaan yang dilakukan adalah meningkatkan faktor yang berhubungan dengan keberdayaan petani, penyuluhan serta menerapkan petak percontohan.

Published
2020-07-29
Section
Articles