SOSIALISASI KESELAMATAN PELAYARAN BAGI MASYARAKAT NELAYAN KABUPATEN KEBUMEN

  • Suganjar Suganjar Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Laut Jakarta (BP2TL)
  • Asmul Khairi Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Laut Jakarta (BP2TL)
  • Trimulyatno Budhi Hartanto Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Laut Jakarta (BP2TL)
  • Kundori Kundori Universitas Maritim AMNI Semarang
Keywords: keselamatan pelayaran, kecelakaan dilaut, kapal nelayan, Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM)

Abstract

Kapal penangkap ikan adalah perahu atau kapal yang digunakan untuk menangkap ikan di laut.. Tingkat kecelakaan kapal nelayan penangkap ikan masih tergolong tinggi. Berdasarkan berbagai sumber terdapat beberapa penyebab yaitu faktor manusia merupakan faktor yang paling besar yang antara lain meliputi kecerobohan di dalam menjalankan kapal, kekurang mampuan awak kapal dalam menguasai berbagai permasalahan yang mungkin timbul dalam operasional kapal. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah agar dapat memberikan pengenalan tentang berbagai alat keselamatan yang digunakan di kapal dan teknik bertahan hidup dilaut sehingga menjamin keselamatan pelayaran. Program Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) bagi awak kapal tradisional yang merupakan kegiatan Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Laut (BP2TL) Jakarta dengan menggandeng Pemerintah Daerah Kabupaten Kebumen. Materi yang disampaikan dalam pengabdian kepada masyarakat ini antara lain: teknik penyelamatan diri dilaut, teknik pemadaman kebakaran, dan dasar-dasar pertolongan pertama pada kecelakaan dilaut. Materi  yang  sampaikan  membantu peserta    untuk    meningkatkan    pemahaman terkait berbagai alat keselamatan yang digunakan di kapal dan teknik bertahan hidup dilaut.

References

[2] Haryadi, S., & Kundori, K.. Peningkatan Kompetensi Masyarakat Nelayan Juwana Melalui Basic Safety Training (BST). Jurnal TUNAS, 3(2), 193-198. (2022)
[3] Hendrawan,. Analisa Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Nelayan. Saintara: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Maritim, 2(1), 12-23. A. (2017)
[4] Joseph, A., & Dalaklis, D.. The international convention for the safety of life at sea: highlighting interrelations of measures towards effective risk mitigation. Journal of International Maritime Safety, Environmental Affairs, and Shipping, 5(1), 1-11. (2021)
[5] Karakasnaki, M., Vlachopoulos, P., Pantouvakis, A., & Bouranta, N.. ISM Code implementation: an investigation of safety issues in the shipping industry. WMU Journal of Maritime Affairs, 17(3), 461-474. (2018)
[6] Nainggolan, C.. Metode Penangkapan Ikan. dalam Metode Penangkapan Ikan. (2012)
[7] Rohida, L.. Pengaruh era revolusi industri 4.0 terhadap kompetensi sumber daya manusia. Jurnal Manajemen Dan Bisnis Indonesia, 6(1), 114-136. (2018)
[8] Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2008 tentang pelayaran.
Published
2022-08-27
How to Cite
Suganjar, S., Khairi, A., Hartanto, T. B., & Kundori, K. (2022). SOSIALISASI KESELAMATAN PELAYARAN BAGI MASYARAKAT NELAYAN KABUPATEN KEBUMEN. E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(3), 1537-1542. https://doi.org/10.47492/eamal.v2i3.1995
Section
Articles