PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM MENINGKATKAN EKONOMI KREATIF MELALUI PENGELOLAAN SAMPAH MENJADI BARANG BERNILAI

  • Tati Haryati Universitas Amal Ilmiah Yapis Wamena
Keywords: Community Empowerment, Creative Economy, Waste Management

Abstract

Sebagian orang menganggap sampah adalah barang yang tak bernilai. Namun ditangan – tangan kreatif, sampah dianggap barang yang bernilai karena dapat menghasilkan uang. Kegiatan pengabdian ini difokuskan kepada pengelolaan limbah sampah menjadi barang bernilai (seperti: kerajinan) melalui beberapa tahap program dengan melakukan pendekatan secara induktif dan beberapa tahapan (Tahap Persiapan, Tahap Pelaksanaan, dan Tahap Akhir). Tujuan pengabdian ini adalah untuk membantu menumbuhkan pendapatan Masyarakat Apenas Dostrik Welesi Kabupaten Jayawijaya melalui pengelolaan sampah yang ada di sekitar. Dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini, masyarakat memiliki pengetahuan tentang cara meningkatkan ekonomi kreatif  masyarakat melalui pemanfaatan limbah sampah.

References

[1] Kodoatie, R. J, dkk (2002), Banjir, Beberapa Penyebab dan Metode Pengendaliannya dalam Perspektif Lingkungan , Cetakan I. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
[2] Kodoatie, R.J. (2003), Manajemen dan Rekayasa Infrastruktur. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
[3] Gilbert, dkk. (1996). Konsep Pendidikan Lingkungan Hidup dan Wall Chart. Malang: PPPGT/VEDC.
[4] Hadiwiyoto, S. (1983). Penanganan dan Pemanfaatan Sampah. Jakarta: Yayasan Idayu
[5] Hartono, I, G. (2000). Perencanaan Sistem Pengelolaan Persampahan. Jakarta: Universitas Indonesia Press.
[6] Wiyadi. (1991). Manajemen Pemasaran I. Surakarta: Fakultas Ekonomi, UMS.
Published
2022-05-20
How to Cite
Haryati, T. (2022). PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM MENINGKATKAN EKONOMI KREATIF MELALUI PENGELOLAAN SAMPAH MENJADI BARANG BERNILAI. E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 1319-1324. Retrieved from https://stp-mataram.e-journal.id/Amal/article/view/1576
Section
Articles